BANGKA BARAT — Kabar mencuat terkait dugaan aktivitas pertambangan selam yang diduga kembali beroperasi di kawasan Tembelok-Keranggan pada malam hari, Senin (21/9/2026). Hal ini muncul tak lama setelah jajaran Satpolairud Polres Bangka Barat melakukan penertiban sekaligus penarikan ponton di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, kegiatan tersebut sengaja dijalankan saat gelap malam untuk mengelabui pengawasan aparat. Muncul dugaan kuat bahwa ada pihak yang mengatur agar kegiatan dilakukan dini hari, dengan alasan pengawasan dinilai minim pada jam-jam tersebut.
Publik: Apakah Hanya Sandiwara?
Kondisi ini memicu keraguan mendalam di kalangan masyarakat. Pola yang terlihat berulang: tertibkan, berhenti sejenak, lalu kembali beroperasi. Warga mempertanyakan apakah penertiban yang dilakukan sungguh-sungguh menyentuh akar masalah, atau sekadar tampilan semata.
“Apakah kegiatan di kawasan Tembelok dan Keranggan ini benar-benar diawasi dan dihentikan? Atau hanya berhenti sebentar lalu bekerja lagi seperti dulu? Apakah ini sekadar sandiwara?” demikian pertanyaan yang kini bergema di masyarakat.
PANGGILAN UNTUK POLRES BANGKA BARAT
Masyarakat berharap jajaran Polres Bangka Barat tidak hanya bertindak sesaat, tetapi melakukan pengawasan berkelanjutan — termasuk patroli malam yang intensif — guna memastikan kawasan Tembelok,Keranggan benar-benar bersih dari aktivitas tambang ilegal. Jangan biarkan penertiban menjadi rutinitas yang tidak pernah tuntas.
Awak media terus memantau perkembangan di lapangan. Klarifikasi dari pihak terkait tetap dinantikan.(Joy Alkadafi)
Tags:
Berita
