Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Warga Sumber Jaya Permai Tewas Diterkam Buaya di Area Persawahan Batu Betumpang


PULAU BESAR – Seorang warga Desa Sumber Jaya Permai, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, bernama Akat (60), dilaporkan tewas akibat diterkam buaya di area persawahan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Tapang, Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 16 September 2025, sekitar pukul 11.30 WIB.
 
Menurut laporan yang diterima Polsek Payung, kejadian bermula saat korban, yang berprofesi sebagai petani, sedang mengambil air untuk mengisi tangki semprot di area persawahan tersebut. Tiba-tiba, seekor buaya menyerang dari arah kanan dan menerkam perut bagian kanan korban. Akat kemudian diseret masuk ke dalam air.
 
Dua orang saksi mata, Daris (58) dan Sanusi (51), yang juga berprofesi sebagai petani dan merupakan warga Desa Sumber Jaya Permai, melihat kejadian tersebut dan berusaha memberikan pertolongan. Setelah berhasil menyelamatkan korban, diketahui bahwa Akat telah meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Desa Batu Betumpang.
 
Kapolsek Payung segera melaporkan kejadian ini kepada Kapolres Bangka Selatan. Pihak kepolisian telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
 
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat sekitar untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di dekat sungai atau area perairan yang menjadi habitat buaya. Pihak terkait juga diimbau untuk segera memasang rambu-rambu peringatan di lokasi rawan serangan buaya guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.( Sumber Norman Adjis) 
Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak