Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

RATUSAN PONTON TAMBANG TIMAH ILEGAL KEMBALI MENUHI PERAIRAN TEMBELOK-KERANGGAN HANYA 1 HARI SETELAH RAZIA



BANGKA BARAT, Jumat (5/12/2025) – Hanya berselang satu hari setelah razia penertiban digelar, ratusan ponton tambang timah ilegal kembali memenuhi perairan Tembelok dan Keranggan. Aktivitas penambangan tanpa izin itu berlangsung terang-terangan, seolah tindakan penertiban sebelumnya tak memberi efek jera.
 
Pantauan di lokasi pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB menunjukkan deretan ponton menutup hampir seluruh area perairan, mulai dari bibir pantai hingga ke tengah laut. Suara mesin dompeng yang menggelegar, semburan tailing, dan air laut yang berubah keruh menjadi bukti operasi ilegal kembali berjalan masif.
 
Padahal, praktik penambangan ilegal telah diatur tegas dalam Undang-Undang (UU) No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang menjerat pelaku dengan ancaman pidana hingga lima tahun penjara. Namun, ratusan ponton ilegal tetap kembali menyerbu hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah razia.
 
Seorang nelayan Tembelok mengaku tidak heran dengan kemunculan kembali ponton tersebut. Menurutnya, perpindahan atau pemulihan operasi setelah razia sudah menjadi pola klasik yang berlangsung bertahun-tahun. “Baru satu malam hilang, hari ini balik lagi pindah ke sini. Tidak sampai 24 jam,” ujarnya.
 

Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak