BANGKA BARAT – Dugaan peredaran dan bongkar muat Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tanpa dokumen resmi kembali terendus di wilayah Kabupaten Bangka Barat. Laporan datang dari warga berinisial IN yang memantau aktivitas mencurigakan berlangsung secara rutin di sebuah dermaga tersembunyi di Desa Tanjung Niur, Kecamatan Tempilang.
Menurut keterangan yang disampaikan kepada tim media, lokasi itu kerap menjadi tempat keluar masuknya solar, khususnya dilakukan pada waktu yang tidak wajar — mulai malam hingga dini hari saat pengawasan dianggap minim.
“Saya lihat sendiri sering ada aktivitas di malam hari. Mobil-mobil keluar masuk, dan di sana terpasang tandon berukuran besar yang jelas bukan untuk kebutuhan rumah tangga biasa,” ungkap IN pada Senin (23/06/2026).
Pengecekan ke lokasi menunjukkan bukti fisik yang memperkuat kecurigaan. Di area yang dikenal warga sebagai “dermaga siluman” itu ditemukan sejumlah jeriken yang diduga masih menyisakan cairan solar, serta dua unit tandon berwarna oranye yang diduga berfungsi sebagai tempat penampungan sementara sebelum didistribusikan lebih lanjut.
Lokasinya pun dipilih sangat strategis: berada pada titik koordinat -2.074738, 105.567442, dengan akses masuk yang tersembunyi dan tidak mudah terlihat dari jalan umum, menjadikannya tempat yang aman bagi aktivitas di luar aturan.
Warga yang melaporkan mengaku khawatir jika praktik ini terus dibiarkan tanpa tindakan tegas. Selain merugikan pendapatan negara dan mengganggu tata niaga resmi, penyimpanan BBM sembarangan juga menyimpan risiko bahaya kebakaran dan pencemaran lingkungan.
“Kami hanya berharap aparat datang dan memeriksa secara langsung. Kalau memang terbukti melanggar, harus ditindak tegas agar tidak berlanjut dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Tidak hanya melalui jalur darat, warga juga mencurigai adanya aktivitas bongkar muat yang lebih besar melalui jalur laut, yang diduga berlangsung cukup intens pada periode tertentu.
Hingga saat ini, seluruh informasi ini masih berdasar pada pengamatan dan laporan warga. Belum ada konfirmasi resmi maupun verifikasi langsung dari instansi berwenang. Publik kini menunggu langkah tindak lanjut dari pihak terkait untuk membuktikan kebenaran dugaan ini sekaligus menertibkan lokasi yang diduga menjadi jalur gelap peredaran BBM ilegal.
Tags:
Berita
