Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Terungkap Galian C di Jalan Taib pangkalan baru Rupanya Milik oknum pak Pol Berinisal CD

PANGKALAN BARU – Aktivitas galian C tanah puru di Jalan Taib Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, kembali menjadi sorotan publik. Kegiatan yang menggunakan alat berat jenis ekskavator ini diduga belum mengantongi izin operasional resmi.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lokasi galian dikelilingi pagar tinggi dan hanya dibuka saat aktivitas berlangsung. Setiap harinya, puluhan hingga ratusan truk keluar masuk untuk mengangkut tanah puru dari lokasi tersebut.

Informasi terbaru yang diterima awak media melalui pesan WhatsApp pada Kamis (22/1/2026) menyebutkan bahwa aktivitas galian sempat berhenti beberapa hari untuk menghindari pemberitaan, namun kini kembali berjalan.

Tak hanya itu galian c tanah puru tersebut diduga milik seorang polis Berinisal CD, yang diurus oleh igeng 

“Masih bekerja, Pak, walau sempat berhenti beberapa hari kemarin,kemarin Rabu jalan lagi

” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya. 

Menurut keterangan sumber, kegiatan galian ini telah berlangsung cukup lama dan dikelola dengan sistem tertutup. Diduga, aktivitas  tersebut merupakan milik seorang diduga polisi, namun para pekerja di lapangan enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas lengkap .

Aktivitas galian tanah puru ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena berpotensi merusak lingkungan dan meningkatkan risiko bencana di masa mendatang. Warga berharap agar aparat penegak hukum (APH) dan pemerintah daerah segera turun tangan untuk menertibkan kegiatan tersebut seblum dam pak berpotensi bencana atas pengerukan berulang ulang
Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak